JATIMPLUS.COM – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak para pengusaha muda untuk terus berinovasi dan menjadi motor penggerak utama perekonomian daerah. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi masa bakti 2026–2029 di Pendopo Sabha Swagata, Kamis (30/7/2026) malam.
Pelantikan kepengurusan baru ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur, Ahmad Salim Assegaf. Dalam struktur kepengurusan anyar tersebut, Dio Arli Rahadi resmi dilantik sebagai Ketua BPC HIPMI Banyuwangi dengan didampingi Arvy Rizaldy sebagai Wakil Ketua Umum.
Bupati Ipuk menegaskan bahwa pelantikan ini harus menjadi momentum krusial untuk memperkuat kontribusi generasi muda dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, HIPMI memegang peran strategis dalam melahirkan inovasi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Anak muda adalah motor penggerak perekonomian daerah. Karenanya HIPMI harus menjadi lokomotif lahirnya inovasi, lapangan kerja, dan kemandirian ekonomi daerah. Hadapilah tantangan ke depan dengan data, jejaring, inovasi, disiplin, dan keberanian mengambil keputusan,” tegas Ipuk dalam sambutannya, Kamis (30/7/2026).
Capaian Positif Ekonomi Banyuwangi Jadi Modal Kolaborasi
Di hadapan para pengurus dan tamu undangan, Bupati Ipuk turut memaparkan catatan positif pertumbuhan ekonomi Banyuwangi di tengah berbagai tantangan global. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi berhasil menyentuh angka 5,65 persen—melampaui rata-rata pertumbuhan Jawa Timur (5,33 persen) maupun nasional (5,11 persen).
Selain itu, angka kemiskinan di Banyuwangi berhasil ditekan dari 6,54 persen menjadi 6,13 persen. Pada Mei 2026, Banyuwangi bahkan mencatatkan tingkat inflasi terendah di Jawa Timur, yakni sebesar 1 persen.
“Nilai inflasi ini bukan sekadar statistik, tetapi bukti nyata bahwa harga kebutuhan pokok masyarakat Banyuwangi masih terjaga. Ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah kita cukup kuat. Ini menjadi modal bagi kita untuk terus berkolaborasi mendorong perekonomian daerah,” tambah Ipuk.
Ipuk berharap pengurus BPC HIPMI Banyuwangi yang baru dilantik dapat melahirkan lebih banyak wirausaha muda melalui program inkubasi dan pendampingan usaha. Ia juga mendorong sinergi yang lebih kuat dengan para pelaku UMKM, petani, dan nelayan, serta percepatan digitalisasi dan kewirausahaan sosial.
Apresiasi dari BPD HIPMI Jawa Timur
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf memberikan apresiasinya atas kemajuan pesat yang diraih Kabupaten Banyuwangi. Ia berharap BPC HIPMI Banyuwangi semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Kami berharap kepengurusan HIPMI Banyuwangi dapat semakin solid dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap Ahmad Salim.
Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus HIPMI dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur. (ZGX)




