PendidikanUmum

Pemkab Sumenep Sediakan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

207
×

Pemkab Sumenep Sediakan Lahan 7,1 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Sebarkan artikel ini

JATIMPLUS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen. Langkah ini diambil guna mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam perluasan akses pendidikan gratis serta percepatan pengentasan kemiskinan.

Lahan milik pemerintah daerah yang semula direncanakan untuk kawasan sport center tersebut berada tepat di seberang Universitas Wiraraja dan tidak jauh dari akses jalan nasional Jalan Trunojoyo. Lokasi ini dipilih sebagai usulan kedua setelah lahan pertama yang diajukan sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, R Erwien Hendra Laksmono, menyampaikan bahwa seluruh dokumen pengajuan telah rampung dan siap dikirimkan langsung ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di Kementerian Sosial.

“Status lahan murni milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare. Proposal akan langsung dikirim, dan Kepala Dinas Sosial bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) bakal segera bertolak ke Jakarta,” ujar Erwien di sela-sela peninjauan lokasi bersama jajaran Kementerian Sosial di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi fisik lahan relatif datar dengan akses jalan desa yang sudah tersedia menuju lokasi utama. Pengolahan awal lahan hanya memerlukan proses pengurukan dan pelebaran akses jalan penunjang. Pemkab Sumenep berharap pengerjaan fisik pembangunan dapat dimulai pada tahun anggaran ini.

Inisiatif tersebut mendapat apresiasi langsung dari Staf Khusus Menteri Sosial, Ishaq Zubaedi Raqib, yang turut meninjau lokasi bersama Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai dan Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, Hariyanto Effendi.

Ishaq mengapresiasi keseriusan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., yang dinilai berkomitmen penuh dalam mendukung program strategis nasional.

READ  KPK Dalami Kuota Haji Tambahan Lewat Pemeriksaan Dito Ariotedjo

“Sumenep sudah berikhtiar menyiapkan lahan yang awalnya untuk sport center diubah untuk Sekolah Rakyat. Ini bentuk iktikad baik Pak Bupati yang terlibat secara aktif memastikan program prioritas Presiden berjalan. Beliau berjuang sekuat tenaga, mudah-mudahan ini menjadi legacy berharga bagi masyarakat,” kata Ishaq.

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Sosial, Ahmad Rifai, menyarankan agar Pemkab Sumenep segera membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) di tingkat daerah guna mempercepat proses kordinasi dan kelengkapan administrasi pengajuan.

“Sekber akan mempermudah konsolidasi lintas sektor, mulai dari Dinas PU, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, hingga Koordinator Tim PKH. Jika konsolidasi berjalan padu, pemenuhan seluruh persyaratan dapat diselesaikan lebih cepat,” jelas Ahmad Rifai.

Pembangunan gedung permanen ini dirancang untuk menampung para peserta didik dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep yang saat ini masih menumpang di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kecamatan Batuan. Sejak beroperasi pada 2025, SRT 49 telah memfasilitasi 76 siswa jenjang SD dan SMP, namun kapasitas daya tampungnya sangat terbatas karena statusnya yang masih berupa sekolah rintisan. (QDP)