BisnisUmum

BPH Migas: Distribusi Energi di Tarakan Lancar Selama Ramadan dan Idulfitri

360
×

BPH Migas: Distribusi Energi di Tarakan Lancar Selama Ramadan dan Idulfitri

Sebarkan artikel ini

JATIMPLUS.COM – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan monitoring ketersediaan energi selama Ramadan dan Idulfitri 2026 di Tarakan. Kegiatan ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan guna memastikan pasokan energi tetap aman dan distribusi berjalan lancar.

Monitoring tersebut turut dihadiri oleh SKK Migas, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, serta PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, bersama pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, memastikan bahwa penyediaan dan distribusi energi di Tarakan dalam kondisi aman dan terkendali. Ia menyebutkan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) mencukupi, serta distribusinya berjalan tanpa kendala.

“Seluruh distribusi terkonfirmasi aman dan lancar, serta masyarakat tidak mengalami kendala,” ujarnya.

Selain itu, jaringan gas kota (jargas) yang dikelola PGN telah melayani sekitar 34.145 sambungan rumah tangga di Tarakan. Penyaluran gas dinilai berjalan baik dan mampu memenuhi kebutuhan energi rumah tangga, terutama untuk memasak.

Dari sisi biaya, penggunaan jargas juga dinilai lebih efisien. Rata-rata pengeluaran masyarakat berkisar antara Rp25.000 hingga Rp75.000 per bulan, tergantung konsumsi. Jika dibandingkan dengan LPG non-subsidi, biaya jargas hanya sekitar 29 persen, sedangkan dibandingkan LPG subsidi sekitar 72 persen, sehingga memberikan penghematan signifikan.

Pasokan gas yang bersumber dari Pertamina EP Tarakan dan Medco Energi dilaporkan dalam kondisi stabil tanpa gangguan, sehingga mendukung keberlanjutan layanan jargas.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tarakan, Ajat Jatnika, mengusulkan penambahan jaringan gas kota untuk sekitar 10.000 sambungan rumah tangga. Usulan tersebut difokuskan pada dua kelurahan yang hingga kini belum terlayani jargas.

Menurutnya, penambahan ini diharapkan dapat mendorong cakupan layanan jargas di Tarakan hingga mencapai 100 persen. Usulan tersebut telah diajukan ke pemerintah pusat dan saat ini menunggu tindak lanjut.

READ  PLN Pastikan Bebas Blackout, Ahsin Sidqi: Mitigasi Kita Kuat

“Diharapkan dapat direalisasikan melalui dukungan program pemerintah pusat,” katanya.

Ajat juga mengapresiasi upaya seluruh pihak dalam menjaga ketersediaan energi, khususnya di wilayah yang relatif jauh dari pusat distribusi, sehingga masyarakat tetap mendapatkan layanan energi yang merata dan berkelanjutan.

Di sisi lain, General Manager Sales and Operation Region (SOR) III PGN, Hedi Hedianto, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga keandalan penyaluran gas serta mendukung pengembangan jargas di Tarakan sesuai kebijakan pemerintah.

“Pada prinsipnya, kami berkomitmen untuk terus mendistribusikan jargas kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam rangkaian monitoring tersebut, rombongan juga meninjau langsung pelanggan PGN, di antaranya Warung Teras serta rumah tangga di RT 05 Kelurahan Karang Rejo. Sejumlah pelanggan menyampaikan apresiasi atas distribusi gas yang dinilai berjalan stabil dan lancar. (KOH)