JATIMPLUS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengapresiasi kesiapan PT Pertamina dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Apresiasi tersebut disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Laode Sulaeman saat mengunjungi Pertamina Patra Niaga dan Refinery Unit VI Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Kamis, 12 Maret 2026.
Laode menjelaskan, Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri yang dibentuk Pertamina berperan penting dalam memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat. Menurutnya, hingga saat ini kondisi pasokan energi dalam keadaan aman.
“Kondisi pemenuhan kebutuhan BBM, LPG, dan minyak mentah semuanya tersedia dengan baik,” kata Laode dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 Maret 2026.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait ketersediaan energi di tengah kondisi geopolitik global yang dinilai masih dinamis. Pemerintah memastikan Pertamina telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk layanan motoris untuk menjangkau kebutuhan masyarakat.
Ketua Posko Nasional Ramadan dan Idulfitri 2026 Erika Retnowati mengatakan Pertamina telah melakukan berbagai upaya maksimal guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama periode Ramadan hingga Lebaran.
“Saya apresiasi Pertamina yang tetap berusaha maksimal meski situasi tidak menentu,” ujar Erika.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra memastikan pasokan energi nasional berada dalam kondisi aman selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Selain memastikan ketersediaan energi, Pertamina juga menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung untuk operasional Satgas.
“Selama periode Satgas, kami menyiapkan layanan tambahan untuk menunjukkan pelayanan lebih ramah kepada masyarakat. Layanan tersebut berlaku di SPBU dan fasilitas lainnya,” kata Ega.
Ia menambahkan, Pertamina juga menyediakan sejumlah layanan gratis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode mudik Lebaran. Tim Satgas akan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar.
“Pertamina membentuk Satgas yang siaga di wilayah operasional dan kilang selama Ramadan dan Idulfitri. Setiap provinsi memiliki posko dan nomor kontak pengaduan masyarakat,” ujarnya.
Refinery Unit VI Balongan diketahui memiliki tingkat kompleksitas tinggi dengan Nelson Complexity Index sekitar 11,9. Kilang tersebut mampu memproduksi berbagai jenis bahan bakar minyak serta produk petrokimia.
Dengan kesiapan tersebut, Kementerian ESDM menilai Pertamina siap menghadapi potensi lonjakan permintaan energi selama Ramadan dan Idulfitri. Pelayanan optimal diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik Lebaran. (YCH)




