JATIMPLUS.COM – Jawa Timur mengirimkan lima tim untuk berlaga pada Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V Tahun 2026 yang akan digelar di Stadion Persikabo Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 24–26 Juli 2026. Kelima tim tersebut berasal dari Surabaya, Malang, Madura, Jember, dan Banyuwangi.
Keberangkatan kontingen Jawa Timur dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Gedung Bhinaloka, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Rabu (22/7/2026). Pelepasan juga dihadiri Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih.
Dalam sambutannya, Emil memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada seluruh atlet agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, para atlet sepak bola amputasi telah membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.
“Ini adalah momen yang menginspirasi kita semua. Rekan-rekan ini adalah atlet-atlet yang berprestasi. Tidak mudah untuk sampai di titik ini karena mereka telah melalui berbagai jenjang dan proses latihan,” ujar Emil.
Ia menilai para atlet disabilitas menjadi inspirasi bagi masyarakat luas karena mampu menunjukkan semangat juang dan dedikasi tinggi di bidang olahraga. Emil juga mengungkapkan bahwa sejumlah atlet yang memperkuat kontingen Jawa Timur merupakan pemain Tim Nasional Indonesia yang telah berpengalaman tampil di ajang internasional.
“Ada yang sudah mewakili Indonesia di pertandingan antarnegara, seperti di Turki dan Bangladesh. Mereka adalah atlet-atlet kita yang harus terus kita dukung dan kita wadahi agar terus berkembang,” katanya.
Emil berharap seluruh atlet mampu membawa nama baik Jawa Timur sekaligus mengharumkan Indonesia melalui prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Jawa Timur, Sueb, mengaku optimistis kontingennya mampu meraih hasil terbaik pada kompetisi tahun ini. Dengan banyaknya pemain yang berstatus atlet Tim Nasional, ia menargetkan salah satu tim asal Jawa Timur dapat keluar sebagai juara.
“Target kami tentu harus menjadi juara. Saya optimistis karena Jawa Timur memiliki banyak atlet yang merupakan bagian dari Tim Nasional,” ujar Sueb.
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V akan berlangsung pada 24–26 Juli 2026 dan mempertemukan 11 klub dari 15 Dewan Regional PSAI yang berasal dari Pulau Jawa, Madura, dan Sumatera.
Sebanyak 224 atlet aktif akan ambil bagian dalam turnamen tersebut, termasuk pemain Tim Nasional Senior dan Tim Nasional U-23. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi yang diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet terbaik sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola amputasi di Indonesia. (ROJ)




