JATIMPLUS.COM – Menjelang akhir pekan ini, umat Muslim di seluruh Indonesia memperingati Isra Miraj yang jatuh pada Jumat (16/1/2026). Peringatan hari besar keagamaan tersebut bertepatan dengan libur akhir pekan, sehingga masyarakat dapat menikmati libur panjang atau long weekend selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat 16 Januari hingga Minggu 18 Januari 2026.
Mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan energi di wilayah Jawa Timur, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG, dalam kondisi aman dan mencukupi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa selama libur panjang Isra Miraj, stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman. Seluruh infrastruktur energi juga telah disiagakan, serta personel Pertamina tetap standby di lapangan guna memastikan penyaluran berjalan lancar.
“Selama momen libur panjang, produk LPG biasanya menjadi primadona dalam aktivitas masyarakat. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, kami telah melakukan mitigasi melalui penyaluran fakultatif sebagai tambahan di luar penyaluran reguler. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, terutama pada libur panjang atau peristiwa khusus seperti Isra Miraj,” ujar Ahad.
Selain LPG, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga melakukan langkah antisipasi pada sektor BBM. “Untuk layanan BBM, kami melakukan build up stock sesuai kebutuhan serta pengecekan sarana dan fasilitas SPBU secara intensif, termasuk aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” tambahnya.
Sebagai informasi, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah menyiapkan penyaluran fakultatif LPG lebih dari 50 persen dari rata-rata penyaluran harian, dengan total sebanyak 813.800 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Jumlah tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Isra Miraj, sehingga masyarakat dapat menikmati long weekend dengan tenang.
Ahad juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Ia menegaskan stok energi dalam kondisi aman dan mencukupi, serta meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Jangan mudah terpancing informasi yang belum tentu kebenarannya, dan jangan sampai kekhawatiran dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Ahad.
Selain itu, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kilogram merupakan produk bersubsidi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat mampu diimbau menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135. (AZU)




