BisnisUmum

Semarak Merah Putih di Doudo, BRI Dorong Ekonomi dan Solidaritas Desa

350
×

Semarak Merah Putih di Doudo, BRI Dorong Ekonomi dan Solidaritas Desa

Sebarkan artikel ini

JATIMPLUS.COM – Semangat Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan dan hiburan rakyat. Di Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menumbuhkan nilai-nilai sosial melalui pemberdayaan desa.

Desa Doudo merupakan salah satu desa yang terpilih dalam program Desa BRILiaN, program pemberdayaan desa yang diinisiasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Melalui program tersebut, BRI tidak hanya menjalankan fungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga mengambil peran dalam pendampingan masyarakat, pengembangan potensi ekonomi lokal, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, hingga penguatan tata kelola desa.

Kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI digelar di Desa Doudo, Sabtu (22/8/2026). Acara tersebut dihadiri Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra, Regional Micro Banking Head BRI Surabaya Kris, Area Head BRI Gresik Ayub, Pemimpin Cabang BRI Gresik Dudung, serta jajaran Manager Micro Business, Kepala Unit, dan Mantri BRI Unit Sekapuk.

Hadir pula Camat Panceng, Danramil Panceng, Kapolsek Panceng, Kepala Desa Doudo beserta perangkat desa, sejumlah kepala desa sekitar, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RW, Ketua RT, serta warga Desa Doudo.

RCEO BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra mengatakan, terpilihnya Desa Doudo sebagai Desa BRILiaN menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara BRI dan masyarakat desa.

Pendampingan diarahkan agar berbagai potensi yang dimiliki Desa Doudo dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Desa Brilian adalah desa terpilih yang mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan kolaborasi langsung dari insan BRI, khususnya Mantri BRI. Fokus utamanya adalah pemberdayaan ekonomi, pengembangan potensi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Reza di sela kegiatan.

READ  KPK Sita Uang 26 Miliar dan Aset Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

Semarak Merah Putih Digelar di 18 Titik

Reza menjelaskan, kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI digelar serentak di 18 titik di Indonesia, mulai dari Sumatera hingga Papua. Lokasi kegiatan dipilih dari desa-desa unggulan yang menjadi bagian dari ekosistem Desa BRILiaN.

Khusus di Jawa Timur, kegiatan dilaksanakan di dua titik, salah satunya Desa Doudo. Pemilihan Desa Doudo sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan masyarakat dalam mengembangkan potensi desa dan membangun kolaborasi bersama BRI.

Salah satu fokus pendampingan BRI di Desa Doudo adalah mendorong potensi lokal agar dapat berkembang menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Reza mencontohkan perjalanan masyarakat Desa Doudo yang sebelumnya banyak bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri. Ketika pandemi Covid-19 menyebabkan banyak warga kembali ke desa, kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi berbasis potensi lokal.

BRI kemudian memberikan pendampingan terhadap sejumlah potensi usaha masyarakat, di antaranya pengolahan komoditas biji mete dan budidaya Aloe Vera atau lidah buaya.

Pendampingan dilakukan tidak hanya dari sisi pembiayaan. BRI turut mendorong pengembangan usaha dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan kualitas produksi, pengemasan, pemasaran, hingga perluasan akses pasar.

“Harapannya bukan hanya produknya yang berkembang, tetapi ada perubahan dan nilai tambah yang benar-benar dirasakan warga,” kata Reza.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan desa membutuhkan lebih dari sekadar modal. Pendampingan, peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, serta akses pasar menjadi bagian penting agar usaha masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan.

Ekonomi Tumbuh, Solidaritas Menguat

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI di Desa Doudo juga dikemas sebagai pesta rakyat yang menggabungkan aspek ekonomi, kesehatan, hiburan, dan kebersamaan.

READ  Prabowo Dorong Kredit Murah untuk Rakyat, Suku Bunga PNM Akan Dipangkas

Rangkaian kegiatan meliputi aksi peduli dan pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM produk lokal, berbagai lomba kemerdekaan, jalan sehat, senam bersama, hingga panggung hiburan rakyat bersama OM Adella.

Bazar UMKM menjadi salah satu bagian penting karena memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya kepada masyarakat. Tidak hanya UMKM Desa Doudo, pelaku usaha dari sejumlah desa tetangga juga dilibatkan.

Kehadiran kepala desa sekitar, di antaranya dari Desa Gedangan, Surowiti, Wetan, dan Sekapuk, menunjukkan bahwa semangat Desa BRILiaN diharapkan dapat berkembang dan memberikan inspirasi bagi desa-desa lain di sekitarnya.

“Kami juga berharap bapak-bapak kepala desa sekitar yang hadir dapat mengembangkan hal serupa di desanya masing-masing agar insan Brilian BRI siap hadir memberikan pendampingan,” ujar Reza.

Dengan demikian, pemberdayaan melalui Desa BRILiaN tidak hanya berorientasi pada penguatan ekonomi. Program tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat gotong royong, solidaritas, dan hubungan antarmasyarakat.

Desa Doudo Dorong Pengembangan Potensi

Kepala Desa Doudo Sutomo menyampaikan apresiasi atas dukungan BRI terhadap masyarakat dan Pemerintah Desa Doudo. Menurutnya, terpilihnya Doudo sebagai Desa BRILiaN merupakan pencapaian yang tidak terlepas dari kerja keras masyarakat, BUMDes beserta unit-unit usahanya, serta dukungan berbagai pihak.

“Kami sungguh tidak menyangka bahwa desa kami yang sangat sederhana ini mendapatkan apresiasi luar biasa berupa penyelenggaraan Gebyar Desa Brilian,” ujar Sutomo.

Ia secara khusus mengapresiasi pendampingan BRI Unit Sekapuk yang dinilai aktif membantu perkembangan BUMDes. Dukungan juga diberikan BRI Regional Office Surabaya dan BRI Cabang Gresik melalui program pendampingan bersama Universitas Airlangga (UNAIR).

Menurut Sutomo, kolaborasi tersebut penting karena masih banyak potensi desa dan UMKM yang membutuhkan pendampingan, terutama dalam pengembangan produk dan perluasan akses pasar.

READ  Pelindo-ALFI Jatim Komitmen Wujudkan Operasional Pelabuhan Berkelanjutan

Ia berharap sinergi dengan BRI dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak potensi Desa Doudo yang dapat dikembangkan. Sejumlah program strategis yang tengah didorong antara lain pengembangan Kampung Aloe Vera, penguatan sistem HIPAM atau Buis Desa Air, serta pengembangan kawasan Doudo Edu Wisata.

Desa BRILiaN Jadi Model Pemberdayaan

Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari komitmen BRI dalam melahirkan model pengembangan desa melalui kepemimpinan yang unggul, penguatan kelembagaan, dan kolaborasi.

Kehadiran BRI di desa juga diarahkan untuk mendukung pembangunan nasional dengan menjadikan desa sebagai salah satu fondasi pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di Desa Doudo, pendekatan tersebut terlihat dari kolaborasi berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, masyarakat, pelaku UMKM, BUMDes, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga BRI.

Antusiasme warga juga menunjukkan bahwa kegiatan Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI diterima sebagai momentum kebersamaan. Poppy, salah seorang warga Desa Doudo, mengaku senang mengikuti jalan sehat dan senam bersama.

“Seru banget dan senang sekali. Kalau bisa, harapannya setiap tahun BRI mengadakan acara seperti ini lagi,” tuturnya.

Bagi BRI, Desa BRILiaN menjadi salah satu wujud pemberdayaan yang menunjukkan bahwa penguatan ekonomi dapat dimulai dari desa. Melalui pendampingan yang konsisten, kolaborasi yang kuat, serta pengembangan potensi lokal, desa diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi sekaligus sosial yang berkelanjutan. (XKG)