PendidikanUmum

Masuki Tahap Final, Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Beroperasi Mulai 14 Juli

251
×

Masuki Tahap Final, Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Beroperasi Mulai 14 Juli

Sebarkan artikel ini

JATIMPLUS.COM – Proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memasuki tahap akhir dan ditargetkan mulai beroperasi pada 14 Juli 2026. Sejumlah fasilitas utama telah rampung dibangun dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir.

Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Deska, mengatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Purworejo, Kota Pasuruan, telah mencapai 80,921 persen per 17 Juni 2026. Dengan waktu pengerjaan yang tersisa, pihaknya optimistis proyek dapat diselesaikan sesuai target.

“Secara realistis Juli kita kejar,” ujar Deska, Kamis (18/6/2026).

Optimisme tersebut didukung oleh perkembangan fisik bangunan di lapangan. Ruang kelas, ruang guru, asrama, kantin, rumah pompa, hingga lapangan sudah terlihat tertata rapi dan siap digunakan. Sementara itu, aula serbaguna dan masjid telah memasuki tahap finishing.

Fasilitas penunjang bagi penyandang disabilitas juga telah disiapkan, seperti tangga ramp dan guiding block yang telah terpasang di sejumlah area sekolah.

Untuk mempercepat penyelesaian proyek, PT Nindya Karya mengerahkan sebanyak 1.408 pekerja dengan durasi kerja mencapai 16 jam setiap hari.

Kondisi serupa juga terlihat di lokasi Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Pasuruan yang berada di Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan. Berdiri di atas lahan lebih dari enam hektare, kompleks sekolah tersebut telah dilengkapi ruang kelas, asrama, perpustakaan, masjid, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Mahendra, menyebut progres pembangunan di lokasi tersebut telah mencapai 82,28 persen.

“Progress pembangunan sudah mencapai 82,28 persen per hari ini,” katanya.

Dengan sumber daya yang tersedia dan sisa waktu pengerjaan yang ada, pihaknya optimistis target penyelesaian proyek pada Juli mendatang dapat tercapai.

READ  TPS Salurkan 3.000 Bibit Mangrove untuk Rehabilitasi Pesisir Sontoh Laut Surabaya

Sementara itu, Kepala Sekolah SRMP 28 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini, mengaku telah menyusun jadwal perpindahan guru, tenaga kependidikan, dan siswa menuju gedung permanen di Purworejo.

Menurutnya, fasilitas yang tersedia di lokasi baru sangat memadai untuk mendukung proses pembelajaran. Sekolah tersebut nantinya akan menampung 50 siswa SMP yang sudah ada serta sekitar 270 siswa baru.

“(Dari) sisi fisik bangunan luar biasa, Alhamdulillah,” ujar Yuli.

Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SRT 48 Kabupaten Pasuruan, Iqbal Tawakal, dan Kepala Sekolah SRT 3 Pasuruan, Julianto. Keduanya menyatakan kesiapan untuk menempati gedung permanen setelah proses pembangunan selesai.

Mereka juga menyambut rencana pelaksanaan open house Sekolah Rakyat dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli mendatang. Kegiatan tersebut akan mengundang calon siswa, orang tua, serta masyarakat sekitar untuk melihat secara langsung fasilitas Sekolah Rakyat permanen.

“Tanggal 11 Juli pindahan, semoga mulai bisa tempati asrama, sekolah, dan kantin,” ujar Julianto.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Pasuruan nantinya akan menampung total 240 siswa.

Menutup agenda peninjauan, Tenaga Ahli Menteri Sosial, Fajar WH, menyampaikan apresiasinya atas progres pembangunan yang telah memasuki fase akhir. Ia berharap seluruh tahapan penyelesaian dapat berjalan lancar sehingga agenda open house dan MPLS dapat terlaksana sesuai jadwal.

“Tinggal kemudian mengawal fase krusial transisi operasional dari sekolah rakyat rintisan ke sekolah rakyat permanen,” tuturnya.

Dengan progres pembangunan yang telah melampaui 80 persen di kedua lokasi, Sekolah Rakyat permanen di Pasuruan diharapkan segera menjadi pusat pendidikan yang mampu memberikan akses belajar yang lebih baik bagi para siswa dari keluarga kurang mampu. (ESN)