Umum

Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur, Jemaah Umrah Banyak Batalkan Pesanan

261
×

Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur, Jemaah Umrah Banyak Batalkan Pesanan

Sebarkan artikel ini

JATIMPLUS.COM – Gabungan Pengusaha Haji, Umrah, dan Wisata Halal Nusantara (Gaphura) menyatakan keberatan atas rencana kenaikan tiket pesawat maskapai yang dipicu kenaikan harga avtur dan sejumlah komponen biaya lainnya.

Gaphura mengungkapkan sebelumnya Lion Air telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada biro travel mengenai rencana penyesuaian harga tiket pesawat. Organisasi tersebut menilai kenaikan itu berpotensi diikuti maskapai lain.

Berdasarkan data dari Pertamina
yang dikutip Rabu (6/5/2026), harga avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat mencapai Rp27.357 per liter, naik dibanding April 2026 yang berada di angka Rp23.551 per liter.

Sementara itu, harga avtur untuk penerbangan internasional juga mengalami kenaikan dari US$1,338 per liter pada April menjadi US$1,629 per liter pada Mei 2026.

“Hal ini sangat disayangkan karena kenaikan diterapkan bahkan untuk pemesanan yang sudah ada, di mana para travel telah membayar uang muka kepada maskapai dan membebankan harga kepada calon jemaah umrah. Akibatnya, penyesuaian harga ini memberatkan para calon jemaah umrah,” kata Gaphura dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Gaphura menyebut telah menggelar rapat darurat dan menghimpun aspirasi dari sejumlah forum daerah, termasuk Forum Komunikasi Silaturahmi (FKS) Jawa Barat.

“Dari rapat ini disimpulkan bahwa kenaikan harga maskapai dinilai tidak wajar dan tidak berempati kepada jemaah,” ungkapnya.

Organisasi tersebut juga mengungkapkan sejumlah biro travel melaporkan peningkatan pembatalan keberangkatan jemaah hingga 50 persen. Bahkan beberapa biro perjalanan disebut telah menarik kembali pesanan lebih dari 450 kursi penerbangan untuk musim umrah mendatang.

Gaphura berharap dalam waktu dekat dapat melakukan koordinasi langsung dengan maskapai bersama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kementerian Haji guna mencari solusi terbaik bagi calon jemaah.

READ  Menhaj dan Dubes Arab Saudi Pastikan Layanan Fast Track Haji di Soetta Optimal

“Harapan kami dalam waktu dekat dapat berkoordinasi langsung dengan maskapai, bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Haji, agar menemukan solusi terbaik untuk melindungi jemaah,” tegas Gaphura. (MSJ)