JATIMPLUS.COM – Masih dalam semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar sharing session saat menerima kunjungan akademik dari 72 mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Islam Bandung, Senin (4/5), di kantor TPS, Jalan Tanjung Mutiara 1 Surabaya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen TPS dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya pada pilar pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami pengelolaan terminal petikemas dari perspektif ilmu akuntansi.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi berkelanjutan perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan serta menyiapkan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini menjadi momentum bagi TPS untuk berbagi praktik terbaik kepada mahasiswa. Kami ingin memberikan gambaran bahwa ilmu akuntansi saat ini tidak lagi bersifat konvensional. Ilmu akuntansi telah berkembang termasuk perannya dalam mengukur dampak sosial melalui Social Return on Investment (SROI) serta pengelolaan dan pelaporan kinerja berkelanjutan melalui Sustainability Report,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagai perusahaan di sektor kepelabuhanan, TPS secara konsisten menerapkan prinsip keberlanjutan (sustainability) dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Dalam konteks tersebut, peran akuntansi menjadi sangat strategis dalam mendukung pengambilan keputusan manajemen.
Dalam sesi berbagi, TPS juga memaparkan bagaimana akuntansi berkontribusi terhadap transparansi dan akuntabilitas perusahaan, sekaligus mendukung implementasi aspek Environmental, Social and Governance (ESG) dalam pengelolaan terminal petikemas. Materi ini memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa terkait penerapan ilmu akuntansi di dunia industri logistik dan kepelabuhanan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana mahasiswa dapat bertanya dan bertukar pandangan dengan praktisi TPS mengenai tantangan serta peluang profesi akuntan di sektor tersebut.
Melalui kegiatan ini, TPS berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi, sekaligus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan nasional sebagai bagian dari pelaksanaan program TJSL yang berkelanjutan. (TWF)




