JATIMPLUS.COM – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda menyiapkan sebanyak 9.286 kilo liter Avtur guna memenuhi kebutuhan penerbangan haji tahun 2026. Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran mobilitas udara jemaah haji Indonesia melalui layanan energi yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Dukungan tersebut difokuskan pada operasional penerbangan haji Embarkasi Surabaya yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo. Pada musim haji tahun ini, Pertamina Patra Niaga melayani sebanyak 232 kelompok terbang (kloter), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 194 kloter.
Aviation Fuel Terminal Manager Juanda, Dimas Bagus Satriyo Wibowo, menjelaskan bahwa pihaknya telah memulai pengisian perdana Avtur untuk penerbangan haji 2026. Dari total 232 kloter, masing-masing terbagi menjadi 116 kloter keberangkatan dan 116 kloter kepulangan dengan total jemaah sekitar 44 ribu orang.
“Saat ini kita sedang melaksanakan pengisian perdana untuk penerbangan haji 2026. AFT Juanda sendiri sudah menyiapkan 48 operator, 9 armada pengisian, dan 7 hydrant dispenser dengan stok aman. Untuk penerbangan tahun ini, kita siapkan hingga 9.286 kilo liter Avtur,” ujarnya.
Secara terpisah, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa layanan penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase. Fase pertama berlangsung pada 22 April hingga 21 Mei 2026, sedangkan fase kedua pada 1 hingga 30 Juni 2026.
Ia menjelaskan, pada fase pertama kebutuhan Avtur diperkirakan mencapai 2.261 kilo liter, sementara fase kedua sekitar 7.025 kilo liter. Pertamina memastikan keandalan pasokan melalui sistem rantai pasok terintegrasi, mulai dari kilang, terminal BBM, terminal aviasi hingga layanan pengisian langsung ke pesawat (into-plane).
“Hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujar Ahad.
Menurutnya, jumlah sekitar 44 ribu jemaah yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya telah sesuai dengan kuota nasional haji 2026. Ia juga memastikan stok Avtur di AFT Juanda dalam kondisi aman dan mencukupi sepanjang musim haji.
“Dengan segala kesiapan ini, kami berharap para jemaah haji tidak terkendala pada proses keberangkatan dan kepulangan sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan tenang,” tambahnya.
Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji melalui penyediaan energi yang andal. Dengan persiapan yang matang, perusahaan berharap dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para jemaah selama perjalanan menuju Tanah Suci.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses layanan Pertamina Contact Center di nomor 135. (PWQ)




