PolitikUmum

Nicolas Maduro Tegaskan Masih Presiden Venezuela saat Sidang di New York

329
×

Nicolas Maduro Tegaskan Masih Presiden Venezuela saat Sidang di New York

Sebarkan artikel ini
Presiden Venezuela, Nicolás Maduro

JATIMPLUS.COM – Nicolas Maduro, mantan Presiden Venezuela, menegaskan dirinya masih menjabat sebagai kepala negara Venezuela saat menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Federal Manhattan, New York, Amerika Serikat, Selasa (6/1/2026). Pernyataan itu disampaikan di hadapan majelis hakim, tak lama setelah penangkapannya oleh otoritas AS dalam operasi militer yang mengejutkan banyak pihak.
News24

Dalam persidangan singkat itu, Maduro membantah seluruh tuduhan perdagangan narkoba dan kepemilikan senjata yang dilayangkan oleh jaksa federal AS, yang mencakup dakwaan konspirasi narco-terrorism, perdagangan kokain, serta kepemilikan senjata api dan perangkat destruktif.
The Business Standard

“Saya tidak bersalah, saya tidak bersalah,” ujar Maduro melalui penerjemahnya di ruang sidang. “Saya Presiden Republik Venezuela dan saya diculik di sini sejak 3 Januari,” sambungnya di hadapan hakim federal di Manhattan.
News24

Pria berusia 63 tahun itu bahkan tampak tersenyum saat memasuki ruang sidang, mengenakan kemeja oranye dan celana krem, serta berbicara dengan nada tenang meski berada dalam situasi yang luar biasa.
News24

Maduro mengklaim bahwa dirinya ditangkap secara paksa di kediamannya di Caracas oleh pasukan Amerika Serikat, suatu tindakan yang menurutnya merupakan penculikan ilegal dan pelanggaran terhadap kedaulatan negaranya.
News24

Tak hanya Maduro, istri dan sekutunya, Cilia Flores, juga didakwa dalam kasus yang sama. Flores menyatakan dirinya tidak bersalah atas seluruh tuduhan pidana yang diarahkan kepadanya. Hakim kemudian memerintahkan agar pasangan tersebut tetap ditahan di fasilitas penahanan federal dan menetapkan sidang lanjutan pada 17 Maret 2026.
The Business Standard

Dampak di Venezuela: Politik Memanas dan Pelantikan Presiden Sementara

Berita penangkapan dan persidangan Maduro memicu gejolak politik di Venezuela. Ribuan pendukungnya turun ke jalan di ibu kota Caracas untuk menyatakan solidaritas dan menolak intervensi asing dalam urusan negara mereka.
News24

READ  Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 1,48 Juta pada Juli 2025

Di saat yang sama, Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, dilantik sebagai Presiden Sementara oleh Majelis Nasional negara itu, mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung Venezuela setelah penangkapan Maduro. Pelantikan ini dimaksudkan untuk menjaga kelangsungan pemerintahan di tengah krisis.
Konteks – Baca Teks Sesuai Konteks
+1

Rodríguez mengecam operasi militer AS sebagai “agresi militer yang tidak sah” terhadap Venezuela, sekaligus menegaskan bahwa Maduro tetap dipandang sebagai presiden sah oleh sebagian besar pendukungnya.
Antara News Yogyakarta (EBU)