BisnisUmum

Libur Nataru 2026: 172 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta,

399
×

Libur Nataru 2026: 172 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta,

Sebarkan artikel ini

JATIMPLUS.COM – Sebanyak 172 barang bawaan milik penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) dilaporkan tertinggal selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Seluruh barang tersebut telah diamankan oleh petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang.

Barang-barang yang tertinggal itu beragam, mulai dari telepon seluler, komputer jinjing, uang tunai, hingga sejumlah barang pribadi lainnya. Total nilai seluruh barang yang diamankan ditaksir mencapai sekitar Rp75 juta.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan KAI menyediakan layanan kehilangan dan penemuan barang sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada pelanggan. Hal tersebut disampaikan di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/1/2026).

“KAI menyediakan layanan kehilangan dan penemuan barang sebagai bentuk pelayanan kepada pelanggan,” ujar Luqman Arif.

Meski demikian, Luqman menegaskan bahwa kehati-hatian terhadap barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang. Oleh karena itu, KAI secara rutin mengimbau penumpang agar selalu memeriksa kembali barang bawaan sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun.

Selain itu, penumpang juga diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak terburu-buru saat naik maupun turun dari kereta api. Penumpang diharapkan memanfaatkan layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan.

“Manfaatkan layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan,” tambahnya.

Bagi penumpang yang merasa kehilangan atau tertinggal barang di area stasiun maupun di dalam kereta api, KAI meminta agar segera melapor kepada petugas. Penumpang juga harus membawa bukti pendukung guna mempermudah proses pengambilan barang.

KAI berharap dengan meningkatnya kewaspadaan penumpang serta pemanfaatan layanan yang tersedia, kejadian barang tertinggal dapat diminimalkan, terutama pada masa angkutan dengan volume penumpang tinggi seperti libur Natal dan Tahun Baru. (HMS)

READ  Ganti Direksi, Bobby Rasyidin Kini Pimpin PT KAI